Pilkades Cengkong 2026: Antara Sosialisasi Dini dan Strategi ‘Kuda Hitam’ yang Masih Tersembunyi.

Tribuwana

Lap : Mardiana ( Red )

KARAWANG ,TB – Menjelang pelaksanaan Pilkades serentak Kabupaten Karawang 2026, atmosfer politik di Desa Cengkong mulai terbelah.

Di satu sisi, tiga kandidat utama telah secara aktif melakukan sosialisasi dan memaparkan visi-misi mereka kepada warga.

Namun di sisi lain, sejumlah nama yang sebelumnya diprediksi akan maju justru masih bersikap pasif.

Fenomena “senyap” ini dipandang sebagai bagian dari taktik politik untuk membaca peta kekuatan lawan.

Pengamat menilai, para kandidat yang belum muncul kemungkinan besar sedang memperkuat basis dukungan di akar rumput secara tertutup guna menghindari gesekan dini.

“Kesenyapan ini tidak bisa diartikan sebagai ketidaksiapan.

Bisa jadi mereka sedang menunggu momentum yang tepat atau melakukan kalkulasi politik yang lebih dalam.

Sangat mungkin saat mendekati masa pendaftaran, jumlah calon akan melonjak drastis atau ‘membludak’ karena setiap figur memiliki basis massa masing-masing,” ungkap sumber di lapangan.

Keterbukaan informasi dan transparansi proses Pilkades menjadi harapan utama warga Cengkong, agar siapa pun yang muncul nantinya benar-benar membawa solusi bagi kemajuan desa dalam enam tahun ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *